Buka jam 09.00 s/d jam 16.00 , Minggu libur
Beranda » Akhlak » Syarah 10 Muwashafat

Syarah 10 Muwashafat

Ditambahkan pada: 14 September 2017 / Kategori:
Kode : -
Berat : 0.5 kg
Stok : Ready Stock
Dilihat : 72 kali
Review : Belum ada review
Rp 85.000
Pesan!
Pesan melalui SMS? Klik SMS
Bayar di tempat? Klik COD

Bagikan informasi tentang Syarah 10 Muwashafat kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Syarah 10 Muwashafat

 

Berikut sekilas tentang buku syarah 10 Muwashafat

Fondasi bagi kejayaan masyarakat adalah kualitas individu pembentuknya.

Seperti apa kualitas individu sebuah masyarakat,
seperti itu pula kejayaan masyarakat.

Untuk itu, Islam sangat concern pada pembentukan pribadi (takwin fardi),  karena dari pribadi-pribadi muslim itulah nilai dan kemuliaan Islam  dapat diterjemahkan ke dalam realita.

Atas dasar itu pula, perbaikan diri (islahul fardi) menjadi prioritas pertama  dalam rangkaian maratibul amal.

Logikanya, tidak mungkin kita dapat melakukan pembentukan
keluarga muslim (takwin bait al muslim),  membimbing masyarakat (irsyadul mujtama’), sampai menegakkan kepemimpinan dunia
dengan penyebaran dakwah (ustadziyatul alam)
bila individu dan pelakunya belum tersentuh perbaikan.

Di sinilah nilai strategis dari 10 muwashafat,
karena merupakan parameter bagi suksesnya perbaikan diri (islahul fardi) yang sekaligus garansi bagi suksesnya maratibul
amal lainnya dan kesuksesan tujuan tarbiyah secara umum.

 

Buku syarah 10 muwashafat ini menjelaskan  secara lengkap tentang 10 karakter yang harus dimiliki oleh setiap muslim.

 

Ditulis oleh seorang dai sekaligus anggota Majlis Syura Ikhwanul Muslimin
di Mesir yang sarat ilmu dan pengalaman.

Pada kesempatan kali ini kami akan memaparkan sejumlah karakter dan mumwashafat yang harus dimiliki oleh setiap muslim, yaitu orang-orang yang sempurna keimanannya, yang berorientasi ketuhanan, berlapang dada, dan bersih hatinya yang didasarkan pada salah satu risalah Imam Hasan Al-Banna yang berjudul Shifat Al-Akh Al-Muslim.

Sifat-sifat seorang aktivis muslim) diantaranya adalah sebagai berikut :

-Pertama adalah Salimul Aqidah (Akidah yang lurus).

Akidah secara bahasa adalah mengikatkan hati pada sesuatu dan melekatkan kepadanya, melekat hingga seolah-olah terikat kepadanya.

Meyakini sesuatu berarti membuat sesuatu itu menjadi kuat,kokoh dan tetap. Segala sesuatu yang dijadikan oleh sesoranng untuk mendapatkan kemantapan hati dan pegangan bagi dirinya disebut keyakinan.

Jadi makna akidah adalah kemantapan, keteguhan, dan kekokohan terhadap pilar-pilar Islam yang dibangun diatasnya.

Ia mengakar kuat dan tertancap kepadanya, senantiasa membersamai seorang hamba yang tidak surut dan tidak pula
lenyap karena goncangan, kebimbangan maupun keraguan.

-Kedua adalah Sahihul Ibadah (Ibadah yang benar).
Ibadah adalah tujuan Allah menciptakan makhluk-Nya dan  perjanjian yang diambil oleh Allah atas makhluk-Nya.

Ibadah adalah istilah yang mencakup semua hal yang dicintai dan diridhoi oleh Allah SWT berupa ucapan dan perbuatan baik lahir maupun batin.

Alasan dari adanya ibadah ialah sebagai puncak cinta dan ketundukan kepada Allah.

Karena itulah dikatakan bahwa barang siapa beribadah kepada-Nya dengan cinta semata maka ia adalah seorang zindik.

Barang siapa beribadah kepada-Nya dengan harapam semata maka ia seorang murji’ah.

Barang siapa beribadah kepada-Nya dengan rasa tajut semata maka ia adalah seorang khawarij.

Barang siapa beribadah kepada-Nya dengan cinta, rasa takut, dan harap maka ia adalah seorang mukmin yang bertauhid.

-Ketiga adalahMatinul Khuluq (Akhlak yang kokoh).

Secara bahasa, matin berarti tangguh dalam  segala hal lagi kuat, sedangkan khuluq berarti tabiat.

Ibnu Manzhur menuliskan di dalam kitab Lisan
Al-Arab bahwa hakikat akhlak adalah karakter batin manusia,
substansi, dan sifat khusus sebagai makhluk lahiriah yang tampak dari luar.

Jadi kata matinul khuluq berarti sifat dan perangai  baik manusia yang tangguh dan kuat yang tidak akan goyah oleh kejadian apapun.

-Keempat adalah Qawwiyul Jismi (Jasmani yang kuat).

Imam Hasan Al-Banna ketika menjelaskan tentang rukun amal
dalam Risalah Ta’alim mengatakan bahwa tahapan aksi yang
dituntut dari seorang al-akh yang ikhlas adalah memperbaiki
dahuku dirinya supaya menjadi pribadi yang prima jasmaninya (qawiyyul jismi), barulah disebutkan tahapan-tahapan kewajiban yang harus dilaksanakan  setiap akh selanjutnya.

Setelah semua itu barulah beliau menjelaskan  tujuan-tujuan pergerakan Islam demi mengembalikan kejayaan Islam yang telah
lenyap dari negeri-negeri muslim.

Beliau memulai penjelasannya dengan
keharusan untuk merestorasi pribadi muslim yang paling pertama adalah  memulai dengan sifat qawiyyul jismi.

Karena bagaimana mungkin  kita dapat berdakwah dengan keadaan fisik yang lemah.  Jadi jasmani yang kuat adalah priotitas.

-Kelima adalah Mutsaqqaful Fikri (Wawasan yang luas).

Mutsaqqaful fikri secara umum maknanya adalah kecakapan
yang dimiliki seseorang yang menjadikannya mengetahui
kebenaran segala sesuatu dan memanfaatkannya.

Kecakapan  seperti ini merupakan slah satu produk akal dalam kapasitasnya  sebagai garizah yang denngannya seseorang mapu memahami ilmu-ilmu teoritis.

Akal laksana cahaya yang dilemparkan ke dalam hati
sehingga hati memiliki kesiapan untuk memahami segala sesuatu.

Di antara buah dari akal adalah ilmu, puncak dari kecakapan itu
adalah ketika seseorang mengetahui dampak dari segala hal
dan mampu mengendalikan syahwat yang mendorong pada kesenangan instan.

-Keenam adalah Qadirun Alal Kasbi (Mandiri dalam penghasilan).

Manusia memiliki keunggulan disbanding makhluk lain
karena bisa mengerjakan bermacam pekerjaan yang mampu mengubah  lingkungan tempat tinggalnya.

Sebagai seorang muslim kita diharapkan
menjadi orang yang berkelebihan harta, terlebih lagi jika menjadi orang yang kaya.

Karena tidak dapat dipungkiri harta adalah hal sangat sensitive
dan ada beberapa bentuk ibadah yang dapat dilakukan dengan menggunakan harta seperti zakat, infaq, sedekah, umroh, haji, dll.

Maka dari itu sebagai seorang muslim kita diharapakan mandiri
dalam penghasilan agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dirinya
dan membantu saudaranya dengan harta yyang dimiliki.

-Ketujuh dan kedelapan adalah Munazzamun Fi Syu’uunihi Harishun Ala  (Teratur urusannya & pandai menjaga waktu).

Satuan dari waktu adalah jam yang terus terulang sebanyak 24 jam perhari dan pekan yang terus terulang dalamtujuh hari.

Apabila jam demi jam dipenuhi kesibukan hingga berganti hari,
kemudian berlanjut terus maka berarti seseorang seumur hidup
dalam kesibukan.

Dalam pandangan ajaran Islam, segala sesuatu
harus dilakukan secara rapi, benar, tertib, dan teratur.

Proses-prosesnya harus diikuti dengan baik.

Sesuatu tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.
Jadi sebagai seorang muslim hendaknya pandai dalam mengatur
urusan dengan tetap memperhatikan dimensi waktu didalamnya.

-Kesembilan adalah Nafiun Lighairihi (Bermanfaat bagi orang lain).

Menurut Imam Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Hibban diriwayatkan
dari Abdullah bin Umar r.a bawa Raulullah SAW bersabda,

“Sebaik-baiknya sahabat di sisi Allah adalah sahabat yang
paling baik terhadap sahabat yang lain, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah tetangga  yang paling baik terhadap tetangga lain.”

-Kesepuluh adalah Mujahidun Linafsihi (Terjaga hawa nafsunya).

Yaitu Mengendalikan jiwa termasuk amal saleh terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah yang mengantarkan seseorang mencapai derajat tinggi di syurga dan masuk kedalam golongan orang-orang yang berbuat baik.

Syariat agama yang lurus ini banyak menyebutkan tentang jiwa dan pentingnya menyucikan serta membersihkan jiwa dari keburukan-keburkan.

Maka, 10 muwashafat diatas itulah karakter yang semestinya
dimiliki seorang muslim.

Semoga kita dapat merealisasikan  dalam diri kita, serta bisa membawa keluarga kita, orang-orang disekitar kita, dan orang-orang yang  kita cintai untuk ikut merealisasikannya dalam diri mereka.

Buku syarah 10 Muwashafat ini diterbitkan oleh Era adicitra intermedia.

Dapatkan bukunya di Toko Buku Islam Depok 082299886972

Belum ada review untuk Syarah 10 Muwashafat

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

12345

Produk Terkait Syarah 10 Muwashafat

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

Temukan Kami
November 2018
M T W T F S S
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
chat via WA
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan